Rabu, 24 April 2013

Bejad : Guru mengaji di Masjid Ar-Rohmat Cabuli Murid-muridnya


Marbot sekaligus guru mengaji di Masjid Ar-Rohmat, MF (25), bukan hanya berotak mesum. MF ditengarai menggunakan jimat untuk memperdaya murid-muridnya yang kemudian dilecehkan.

Menurut pengakuan korban, AIS, pelaku telah melakukan aksi bejatnya sebanyak tiga kali di kamar pelaku yang letaknya tidak jauh dari Masjid Ar-Rohmat, di kawasan Perumahan Bukit Modern Hill, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan.

Ayahanda AIS, AS (40), menceritakan, setelah diketahui MF adalah pelaku pelecehan, kamarnya pun sempat digeledah. Dalam penggeledahan di kamar pelaku ditemukan sejumlah benda aneh.

"Informasinya ditemukan jimat sama pengurus masjid, ada juga tiga kaset VCD porno di kamar pelaku," kata AS ditemui Okezone, di rumahnya, di kawasan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (24/4/2013).

Dia menambahkan, semenjak kenal dengan sang guru mengaji, perilaku AIS berubah. AIS bahkan menjadi tidak menurut dengan orang tuanya. "Korban sama pelaku menurut, tapi kalau sama orang tua tidak nurut. Misalnya, disuruh bersihin toilet dan kamar mandi enggak mau," katanya.

Tidak hanya itu, AIS juga mulai tidak betah di rumah. Setiap kali pulang sekolah, AIS memilih langsung pergi ke tempat sang guru mengaji itu. "Dia kalau habis pulang sekolah, keluar diam-diam, pulang sekolahnya itu pukul 13.00 dan langsung ke sana. Padahal mengajinya itu baru mulai jam 16.00 WIB," kisah AS.

Selain jimat dan VCD porno tadi, juga ditemukan obat antihamil yang ditemukan di kamar korban. Tiga butir di antaranya sudah digunakan. Namun, belum diketahui siapa yang mengkonsumsi obat tersebut. "Di dalam kamarnya juga ada obat antihamil, saya nggak tahu itu dipakai isterinya atau anak saya. Yang jelas obat itu udah kepakai tiga butir," tutur AS.

Kasus pelecehan seksual ini juga sudah dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan dan saat ini ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Polisi sudah memeriksa enam orang saksi termasuk saksi korban. Sedangkan, untuk pelakunya masih dalam pengejaran.

Harapan sang keluarga, pelaku bisa dihukum seberat-beratnya akibat kejadian ini. Selain itu, keluarga juga berharap agar sang anak tidak trauma atas kejadian ini dan bisa melanjutkan masa depannya yang masih panjang. "Saya berharap pelaku dihukum seberat-beratnya, juga supaya anak saya tidak trauma dan bisa menjalankan masa depannya," tutur AS.

Terkait

Description: Bejad : Guru mengaji di Masjid Ar-Rohmat Cabuli Murid-muridnya Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Bejad : Guru mengaji di Masjid Ar-Rohmat Cabuli Murid-muridnya
Al
Mbah Qopet Updated at: 04.52